Mudah dan Gak Bikin Pusing, Begini Cara Cepat Kaya untuk Berbagai Kalangan!

Ada banyak persepsi dan pandangan dari berbagai orang tentang kaya. Ingin cepat kaya? Tapi kaya yang seperti apa? Berapa income yang ingin kalian dapatkan perbulannya? Tenang, gak usah bingung, karena disini ada berbagai cara agar cepat kaya yang dapat dicoba.

Tak hanya itu, kalian dapat menentukan sendiri ukuran kaya seperti apa yang diinginkan. Ingin jadi jutawan? Milyarder? Bahkan triliuner?

Semua itu mungkin untuk dicapai. Namun, tak ada pencapaian besar yang dapat kita capai dengan mudah, semua itu butuh proses!

Katanya ingin cepat kaya tapi gak bisa membedakan mana yang butuh mana yang nafsu, gak bisa mengatur keranjang belanja mana yang prioritas mana yang gak terlalu penting (khususnya perempuan nih).

Nah, langsung aja ini adalah cara-cara yang dapat kalian lakukan jika ingin cepat kaya.

1. Jangan mudah termakan iklan

gambar iklan diskon baju topi
Photo by Artem Bali from Pexels

Seperti yang sudah disinggung tadi, kita harus tau mana yang menjadi prioritas dan mana yang bukan. Jangan mudah tergiur dengan berbagai diskon dan barang-barang bagus yang sebenarnya kita sendiri tidak memerlukan barang itu.

Pikir dulu sebelum membeli, apakah kita benar-benar membutuhkannya atau hanya laper mata. Ini adalah poin yang terpenting, jika kebiasaan ini saja tidak bisa dihentikan bagaimana keinginan kaya bisa cepat terlaksana?

Hal ini membuat keuangan kalian terus terkuras dari waktu ke waktu karena terus membeli barang yang sia-sia. Cobalah untuk mulai mengurangi kebiasaan ini.

2. Potong kartu kredit kalian

foto kartu kredit visa mastercard credit gold
Photo by Pixabay from Pexels On Canva

Kejam banget ya kayaknya? Tapi ini juga hal yang penting loh. Dengan adanya kartu kredit, kebiasaan belanja tanpa pikir panjang akan makin terlaksana dengan mudah.

Ingat! Uang yang digunakan itu bukan uang kita, dan itu sama saja berhutang. Tau kan kalau kita berhutang hidup kita gak akan tenang? Pikiran produktif kita disepanjang hari akan berubah menjadi tagihan yang belum dibayar.

Tak hanya soal kartu kredit, hindari semua pembelian dengan sistem kredit. Belilah apa yang memang mampu kalian beli, jangan paksakan finansial kalian untuk sesuatu yang sifatnya mencari pengakuan.

Bagaimana jika itu adalah suatu kebutuhan? Tetap belilah sesuatu yang kira-kira tak banyak menguras keuangan. Motor misalnya, jika tak ada uang untuk beli baru cobalah untuk beli yang bekas terlebih dulu. Utamakan kebutuhan, bukan gengsi.

3. Bersedekahlah

foto ibu tua sedang duduk meminta uang, begging, sedekah
Image by Ben Kerckx from Pixabay

Percayalah jika kita memberi, kita akan mendapat berkali-kali lipat lebih banyak. Rumus kaya dulu baru berbagi itu salah! Berbagilah maka kamu akan kaya. Memang tak masuk dalam hitungan akal manusia. Namun ini benar adanya.

Tapi bukan berarti mau sedekah biar kaya. Itu akan membuat hidupmu tidak tenang karena selalu menanti balasan yang tak kunjung datang.

Justru jika kita memikirkannya terus itu pertanda bahwa kita gak rela udah kasih sebagian harta yang kita punya. Bersedekahlah lalu lupakan!

Jangan mengharapkan balasan apapun. Saya akui itu memang sulit untuk dilakukan kalau kita belum terbiasa.

Mulailah dari hal yang kecil terlebih dahulu. Jangan belum pernah sedekah sekalinya ngasih langsung 100% dari penghasilan, gimana gak kepikiran coba?

Bagi remaja yang belum berpenghasilan juga tak ada salahnya kok memulai untuk bersedekah. Seperti yang saya singgung tadi bahwa jangan menunggu kaya dulu baru berbagi.

Karena dengan berbagi berarti kita juga ikut membantu meringankan beban orang lain yang nantinya juga dapat berimbas pada diri kita.

Seperti sebuah pepatah yang mengatakan bahwa apa yang kita tanam, itulah tanaman kita. Eh bukan, tapi apa yang kita tanam itulah yang kita petik.

Bahkan kita mendapatkan yang lebih baik, kita tanam benih, munculnya bunga atau buah. Lebih indah kan?

4. Jadikan investasi sebagai prioritas

foto gambar tanaman uang, investasi, menanam modal, pertumbuhan uang
Image by Nattanan Kanchanaprat from Pixabay

Banyak orang berpikir bahwa menabung membuat kaya. Sejak kecil juga kita selalu diajarkan untuk menabung agar kaya. Menabung pangkal kaya. Hal itu selalu ditanamkan.

Namun sadarkah kalian bahwa itu salah? Kita menabung di bank misalnya, tiap bulan kena potongan administrasi, walaupun kita juga dapat tambahan tiap bulannya, jika itu uang diem aja gak ditambah-tambah maka akan terus terkuras oleh biaya admin.

Atau katakanlah kita menabung di celengan yang tanpa potongan administrasi. Tabungan kita juga bisa berkurang tanpa disadari, karena nilai mata uang yang cenderung menurun akibat inflasi misalnya. Jadi menabung itu bikin miskin!

Untuk itu biasakan investasi sejak dini. Ada banyak macam cara berinvestasi yang dapat dilakukan, tak melulu harus dengan modal yang besar. Sebenarnya belajar juga merupakan suatu investasi dan merupakan aset bagi kita dimasa mendatang.

Namun, yang ingin saya bahas kali ini adalah tentang uang. Bagi kalian yang masih berpenghasilan kecil bisa memulai investasi dengan logam mulia antam. Dengan harga emas yang cenderung naik tiap tahunnya, investasi ini dapat menjadi pilihan yang bagus.

Sisihkan sebagian penghasilan anda untuk membeli logam mulia antam ini, cukup 1 gram saja tiap bulan misalnya. Jika suatu saat anda mendadak membutuhkan uang, anda bisa menjual logam mulia antam ini atau menggadaikannya.

Bagi yang sudah punya income diatas 50 juta, belilah tanah kapling untuk berinvestasi. Seperti halnya emas, harga tanah juga memiliki rangeĀ yang cenderung naik.

5. Buatlah target

gambar target silang hitam putih di pohon
Photo by David Paschke on Unsplash

Tulislah semua target kalian mulai dari harian, mingguan, bulanan, tahunan, hingga beberapa tahun (misalnya 5 tahun). Target akan membantu kalian untuk mengetahui apa yang perlu dilakukan.

Dengan adanya target kita bisa tau apa yang akan menjadi goal kita dikemudian hari. Dan bisa juga menjadi evaluasi bila target yang ditetapkan ternyata belum bisa tercapai.

Dalam menetapkan target kita harus tau dimana kemampuan kita. Target bisa ditentukan dari yang terpendek misal harian kemudian baru ke jangka panjang atau bisa sebaliknya, mulai dari 10 tahunan kemudian 5 tahun, 1 tahun dan seterusnya.

6. Cari penghasilan tambahan

foto gambar uang kertas dan receh dolar berjejer
Photo by Mathieu Turle on Unsplash

Tak ada salahnya jika kita memanfaatkan waktu luang untuk mencari penghasilan tambahan. Ada banyak cara untuk meningkatkan finansial kita. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan bisnis online.

Bagi para pekerja kantoran yang tak memiliki banyak waktu luang, cara ini dapat diaplikasikan karena waktunya yang flexible. Tak perlu memiliki barang jika ingin berbinis online.

Kita bisa menggunakan media yang ada untuk berbisnis online. Misalnya dengan memasarkan barang orang di media sosial, atau bisa juga menjadi seorang dropshipper.

7. Belajarlah bersyukur

bersyukur, tulisan i am grateful, gantungan love hati
Photo by Carl Attard from Pexels

Sekaya apapun kita, sebanyak apapun harta yang kita miliki, kita tak akan pernah merasa cukup bila tidak bersyukur. Karena memang hakikat manusia yang tidak pernah merasa puas. Namun, jika kita bersyukur, insyaallah rezeki akan terus mengejar kita.

Selain itu, kita juga harus terus belajar hal-hal baru dan menambah pengalaman yang kita miliki, karena jaman akan terus berubah. Metode yang kita gunakan sekarang dan manjur belum tentu demikian dimasa depan.

Itulah beberapa hal yang dapat kalian lakukan kalau ingin cepat kaya. Tak ada yang instan di dunia ini, kecuali memang keluargamu kaya tujuh turunan pastinya kamu gak bakal mencari artikel ini.

Pesan saya jika sudah kaya nanti, janganlah berbesar hati. Tetaplah dermawan dan berbagilah pada sesama. Karena yang paling penting adalah bagaimana kita dapat bermanfaat bagi orang lain.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *